Ketika dua orang saling mencintai, tidak ada obat yang paling mujarab untuk keduanya kecuali mengucapkan janji suci di depan penghulu, alias menikah. Begitu seharusnya yang dilakukan oleh orang yang ingin mendapatkan keridhoan Allah Ta’ala untuk cintanya. Bukan dengan menjalani hubungan yang tidak halal.

Nah, saat temanmu ada yang memutuskan untuk menikah, siap-siaplah untuk mendapat undangan pernikahan darinya. Undangan yang terkadang bikin kamu baper dan iri, karena ternyata dia lebih dulu mendapatkan jodohnya dibanding kamu, dan kamu masih saja sendiri menjalani hidup ini. Tapi sudahlah jangan terlalu larut bapernya, pernikahan itu bukan tentang siapa yang lebih cepat. Karena jodoh akan datang pada waktu yang tepat.

Baca juga : Ucapan Ulang Tahun Dalam Islam

Hukum Mendatangi Pesta Pernikahan (Walimatul ‘Urs)

Undangan pernikahan yang kamu dapat, hukum asalnya wajib untuk dihadiri kawan. Karena orang yang mengundangmu tentu sangat mengharapkan kehadiranmu pada hari spesial dalam hidupnya. Terutama untuk mendapat doa dan ucapan pernikahan darimu. Oleh karena itu Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا دُعِيَ أَحَدُكُمْ إِلَى الْوَلِيْمَةِ فَلْيَأْتِهَا

“Jika salah seorang dari kamu diundang menghadiri acara walimah, maka datangilah!” ( HR Bukhari (no. 5173), Muslim (no. 1429 (96))

Namun ketika kamu ada kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan atau ada beberapa hal yang menghalangi kedatanganmu maka saat itu boleh untuk meminta udzur tidak bisa datang. Sebagaimana ada riwayat dari ‘Atha’ bahwa Ibnu ‘Abbas radhiyallaahu ‘anhu pernah diundang acara walimah, sementara dia sendiri sibuk membereskan urusan pengairan. Dia berkata kepada orang-orang, “Datangilah undangan saudara kalian, sampaikanlah salamku kepadanya dan kabarkanlah bahwa aku sedang sibuk” Diriwayatkan oleh ‘Abdurrazzaq dalam Mushannaf (no. 19664).

Do’a dan Ucapan Pernikahan dalam Islam

Saat kamu mendatangi pesta pernikahan atau yang diistilahkan dengan walimatul ‘urs, hendaknya kamu memberikan ucapan pernikahan seperti ucapan selamat telah menjadi pasangan halal, atau selamat jodohnya sudah ditemukan. Namu yang paling penting, jangan lupa untuk mengucapkan do’a untuknya. Do’a yang disunnahkan untuk diucapkan adalah:

بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ

“Semoga Allah memberkahimu dan memberkahi pernikahanmu, serta semoga Allah mempersatukan kalian berdua dalam kebaikan”  Diriwayatkan oleh Abu Dawud (no. 2130), at-Tirmidzi (no. 1091), Ahmad (II/381), Ibnu Majah (no. 1905), al-Hakim (II/183) dan al-Baihaqi (VII/148), dari Sahabat Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu.

Ada satu rahasia penggunaan huruf ل dan على pada doa pernikahan. Yaitu menggunakan huruf ل pada kata لك yang artinya baik, sehingga menjadi semoga Allah memberkahimu pada saat rumah tanggamu dalam keadaan harmonis. sedangkan على pada kata عليك artinya adalah buruk, sehingga doanya bermakna semoga Allah memberkahimu pada saat rumah tanggamu berada dalam ketidakharmonisan.

Dan inilah sebaik-baik ucapan dalam pernikahan yang diajarkan oleh nabi Muhammad ﷺ dimana kita mendoakan keberkahan bagi pasangan disaat rumah tangga mereka harmonis, dan tetap mendoakan agar keberkahan Allah turun tatkala rumah tangga mereka dirundung keretakan.

 

Mau artikel ini dalam bentuk dokumen ?

Silahkan download disini