Anak muda sekarang sedang gandrung melakukan prank kepada orang lain. Biasanya perbuatan prank itu direkam dan kemudian diunggah ke youtube. Tujuannya untuk bermacam-macam, ada yang memang iseng, mencari sensasi, atau ingin terkenal agar banyak follower dan subcriber.

Secara simpelnya prank diartikan sebagai kegiatan membuat guyon atau lucu-lucu dengan cara mengerjai orang lain. Sehingga orang yang dikerjai menjadi bingung, takut dan jadi bahan tertawaan orang-orang yang melihatnya.

Prank Mengakibatkan Kematian

Pengadilan di Negara Bagian Minnesota, Amerika Serikat, Rabu (14/3/2018), menjatuhkan hukuman 6 bulan penjara bagi YouTuber. Monalisa Perez, 20 tahun, nama YouTuber, dihukum setelah tindakan prank yang diunggah ke situs berbagi video mengakibatkan kematian kekasihnya, Pedro Ruiz (22). Monalisa dan Pedro merekam aksi yang mereka kerjakan seperti prank, mengerjai atau bercanda yang semuanya diunggah ke saluran YouTube mereka hampir setiap hari. Dalam video terakhirnya, Pedro mencoba meyakinkan Monalisa untuk menembaknya dari jarak sekitar 3 meter dengan pistol Desert Eagle kaliber 50 milimeter.

Untuk menahan peluru yang ditembakkan, Pedro akan memegang buku setebal 3,8 sentimeter di dadanya. Pria muda itu kemudian menunjukkan kepada monalisa sebuah buku dengan ukuran yang sama dengan lubang peluru di satu sisi, tetapi tanpa lubang di sisi lainnya. Artinya, dalam teori Pedro, sebuah buku dengan ketebalan 3,8 sentimeter akan mampu menahan beban paling berat dari sebuah peluru. Dengan video yang sudah dalam posisi live dan orang-orang lewat di jalan-jalan menonton, Monalisa yang saat itu mengandung anak menarik pelatuk. Peluru ditembak dan menabrak buku tebal yang dipegang Pedro di depan dadanya. Sialnya, teorinya tidak terbukti, peluru terus mengenai sisi lain buku dan menembus dada pemuda itu. Pedro jatuh, jatuh, dan mati seketika. (Kompas.com)

Baca juga : Makna Hijrah yang Sebenarnya

Mengerikan sekali bukan, awalnya hanya berniat melakukan prank. Namun yang terjadi tidak sesuai ekspektasi, alih-alih menjadi terkenal dan mendapat subscriber yang banyak akhirnya malah menimbulkan korban jiwa. Na’udzubillah min dzalik.

Prank Dilarang Walaupun Untuk Bercanda

Membuat prank walaupun niatnya bercanda, sehingga membuat bingung bahkan membuat orang lain takut, dilarang dalam agama Islam. Bahkan beberapa ulama menggolongkan menakut-nakuti muslim ke dalam dosa besar, seperti Ibnu Hajar Al-Haitami dalam kitab Az-Zawajir ‘an iqtirofil kabaa’ir.

Rasulullah ﷺ bersabda,”Barangsiapa mengacungkan benda tajam kepada saudaranya, malaikat akan melaknatnya sampai dia menghentikannya, walaupun itu kepada saudara kandungnya seayah dan seibu.” (HR Muslim)

hukum prank dalam islam, larangan prank
Contoh prank

Imam Nawawi menyebutkan bahwa hadits di atas menunjukkan larangan untuk membuat cemas atau menakuti orang lain, baik serius maupun bercanda. Karena menakut-nakuti orang muslim hukumnya haram dalam keadaan apapun.

Dari Abdurrahman bin Abi Laila ia berkata, Telah mengabarkan kepada kami sahabat nabi Muhammad ﷺ bahwa mereka pernah bepergian bersama nabi. Ketika istirahat salah seorang dari mereka tertidur, teman-temannya yang lain menyembunyikan talinya, ketika dia terbangun merasa kaget dan kebingungan. Maka para sahabat yang lain tertawa. Maka Rasulullah ﷺ bersabda : Tidak halal bagi seorang muslim untuk membuat takut muslim yang lain.” (HR Abu Dawud, Ahmad, dinilai shahih oleh Al-Albaniy)

Dalam hadits yang lain beliau ﷺ bersabda : Janganlah seseorang mengambil tongkat temannya (menyembunyikannya) baik serius atau bercanda, barangsiapa mengambilnya hendaknya segera mengembalikan kepadanya.” (HR Tirmidziy, Abu Dawud, Ahmad, dinilai hasan oleh Al-Albaniy)

Jadi sobat hijrah semuanya, pikirkan kembali apabila kamu ingin melakukan prank karena mengikuti tren yang sedang ada saat ini. Bisa saja apa yang kamu anggap bercanda malah menimbulkan dosa dan lebih parahnya lagi sampai mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

 

Mau artikel ini dalam bentuk dokumen ?

Silahkan download disini