Kamu tahu menggosip kan, itu loh ngomongin aib-aib orang lain yang gak ada di hadapanmu. Nah kebiasaan menggosip ini kebanyakan dilakukan oleh para wanita, karena menurut penelitian wanita itu mengeluarkan lebih banyak kata dibandingkan laki-laki. Tapi sebenarnya laki-laki juga suka gosip sih, tapi memang gak sebanyak kaum wanita. Walaupun begitu baik itu laki-laki maupun perempuan, menggosip itu hukumnya dilarang dalam agama lho alias haram dan termasuk dalam dosa besar.

Efek Negatif Menggosip

Kenapa menggosip dilarang? Karena dengan menggosip, membicarakan aib saudara, teman, ataupun sahabat kita sendiri, sama aja kita memakan bangkainya. Kebayang kan busuknya makan bangkai. Orang normal gak bakalan mau makan bangkai, tapi kok banyak juga yang senang menggosip dan mengghibah yang diserupakan makan bangkai saudaranya sendiri oleh Allah Ta’ala.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman;

وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ

Dan janganlah kalian saling menggunjing. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang” (QS. Al-Hujurat: 12).

Rasulullah shallallahu’alaihiwasallam menjelaskan definisi gosip atau ghibah di hadapan para sahabatnya. Beliau bertanya,”Apakah kalian tahu apa itu ghibah?”

Mereka menjawab,”Allah dan rasulNya yang lebih mengetahui.”

Lantas Rasulullah mengatakan,”Ghibah adalah engkau menyebutkan kejelekan saudaramu yang dia gak suka kalau mendengarnya.”

Beliau ditanya,”Gimana kalau kejelekan yang kita sebutkan ada pada dirinya wahai rasul?”

“Kalau memang benar ada maka kalian telah menggibahnya. Kalau tidak sesuai alias bohong, maka kalian telah memfitnahnya.” (HR Muslim no. 2589)

Baca juga : Rambu-Rambu Traveling Islami

Penyebab Suka Menggosip

Banyak sih faktor-faktor yang menyebabkan seseorang suka menggosip, di antaranya karena dia kekurangan bahan pembicaraan berkualitas, sehingga saudaranya yang jadi sasaran pembicaraan. Atau dia ingin menjadi pusat perhatian orang lain dengan menyebarkan aib saudaranya dan membicarakannya. Namun penyebab yang paling besar adalah karena suka KEPO, ya KEPO.

Ketika kamu KEPO terhadap urusan orang lain, maka semakin besar peluang kamu buat ngomongin orang yang kamu kepoin ke orang lain. Tanpa disadari, obrolanmu dengan temanmu ini mulai menyerempet ngomongin orang lain. Seperti kata pepatah, sedikit-sedikit lama-lama jadi bukit. Pertama mungkin ngomongin kebaikannya, tapi tanpa sadar mulai aib-aibnya kalian omongin. Dari sekedar gosip bisa sampai menjadi fitnah dan menghasilkan prasangka buruk terhadap orang lain.

Hukum Menggosip

Menggosip itu terlarang. Ya itu hukum dalam Islam. Karena sama saja memakan bangkai saudara kita sendiri. Seperti yang sudah disebutkan dalam ayat di atas. Terus kenapa sih bisa diserupakan antara gosip bin ghibah dengan memakan bangkai saudara sendiri?

Alasannya karena pas kita menggosip itu kita lagi makan kehormatan saudara kita sendiri.  Seperti orang yang makan daging sampai habis tak bersisa. Aib saudara kita habis kita omongin sama temen. Kemudian diserupakan dengan bangkai karena pak kita gosipin orang lain itu dia gak bisa membela diri, soalnya kan dia gak ada di tempat. Nah sama kayak bangkai yang kita makan, gak bakal bisa ngelawan, berbeda kalau yang kita makan itu daging hidup. Pasti bakalan habis kita.

Buang Kebiasaan Kepoin Orang Lain

Nah mulai sekarang jauhi tuh yang namanya kepo, biar kita gak ada bahan buat ngegosip bareng temen-temen yang akhirnya malah makan bangkai temen atau saudara sendiri.

Karena ketika kita membiarkan aib-aib saudara kita ditutupi oleh Allah, maka artinya kita menutup aib-aib kita agar tidak dikepoin oleh orang lain. Dalam sebuah hadits Rasulullah bersabda, ”Barangsiapa yang mencari-cari aib seorang muslim, maka Allah akan membuka aibnya di hadapan manusia.”

 

Mau artikel ini dalam bentuk dokumen ?

Silahkan download disini