Whatsapp kini menjadi aplikasi chating yang paling banyak dipergunakan oleh orang. Aplikasi milik Facebook itu telah diunduh oleh 1 miliar orang di seluruh dunia. Tak heran jika komunikasi melalui teks kini sudah berpindah dari sms menjadi chat lewat Whatsapp, karena fiturnya yang banyak dan memudahkan orang.

Namun seiring dengan banyaknya pemakai aplikasi chatting tersebut, tidak dibarengi dengan penggunaan yang baik. Karena mudahnya share berita, yang ada malah whatsapp menjadi sarana penyebaran berita-berita bohong, atau kabar-kabar yang belum tentu kesahihannya. Hal ini sangat disayangkan sekali.

Baca Juga : Menumbuhkan Cinta dengan Salam

Adab-Adab Menggunakan Whatsapp

Untuk itu kita harus memperhatikan adab-adab dalam menggunakan aplikasi chatting semisal whatsapp dan yang lain. Agar tidak menimbulkan hal-hal yang negatif atau tidak inginkan. Inilah 13 Adab dalam menggunakan whatsapp yang selayaknya kita ingat :

1. Tetap berfikir positif dan mencari udzur ketika chat yang kita kirim tidak dibalas oleh penerima, walaupun sudah ada tanda chat itu diterima. Sebagaimana kata ulama : carilah udzur bagi saudaramu, walaupun sudah tidak ada udzur lagi yang bisa dipakai, maka katakan,”mungkin dia punya udzur yang tidak aku ketahui.”

2. Menerima ilmu dan faidah dari mana saja dan siapa saja, karena hikmah adalah barang yang hilang milik seorang mukmin. Jangan sampai meremehkan pengirimnya sehingga kamu luput dari mendapat faidah.

3. Jangan asal mengirim pesan. Kirimlah pesan yang menarik untuk dibaca sehingga tidak diabaikan begitu saja.

4. Pada kesempatan tertentu, mengingkari suatu kemungkaran dapat menjadi iklan gratis bagi kemungkaran tersebut. Lebih baik didiamkan saja.

5. Jangan mengirim link yang tidak jelas isinya. Apalagi mengirim link ke situs kotor semacam pornografi dan pornoaksi.

6. Jangan mengirim hal-hal yang menyelisihi syariat, seperti kabar burung, gambar-gambar perempuan, potongan lagu atau musik, penghinaan terhadap orang lain.

7. Jangan mengirim berita yang belum pasti kebenarannya, dan cantumkan sumber yang jelas ketika mengirim faidah ilmiah.

8. Mengecek derajat kesahihan hadits yang akan dikirimkan.

9. Kirimlah tulisan yang pendek-pendek saja. Karena tulisan yang pendek akan membuat mata tidak cepat lelah, tidak cepat bosan, dan banyak dibaca oleh orang.

10. Perhatikan waktu ketika mengirim pesan, kalau Anda ragu-ragu ketika akan mengirim, lebih baik urungkan saja dan pilih waktu yang lain.

11. Syukur merupakan akhlak yang baik. Jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih kepada orang yang telah memberimu faidah. Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda,”Tidak dikatakan bersyukur kepada Allah, orang yang tidak bersyukur kepada manusia.

12. Apabila ditemukan kesalahan dalam kiriman orang lain, koreksilah dengan lemah lembut sebagaimana firman Allah Ta’ala:

“Kalaupun kamu wahai Muhammad bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.” (QS Ali Imran : 159)

13. Masih banyak adab-adab lain yang berkaitan dengan bebicara, mendengar, meminta izin. Seyogyanya bagi orang muslim memperhatikan adab-adab tersebut

Disadur dari alukah.net dengan penambahan dan penyesuaian

 

Mau artikel ini dalam bentuk dokumen ?

Silahkan download disini